2:28 AM |
0 Comments
Labels: Berita, interview, Terjemahan
Bintang dunia Kim Jaejoong sangat gugup.
Untuk siapa saja, kata 'pertama' mempunyai arti yang mendalam. Kalau penyanyi mempunyai rekaman pertama, aktor mempunyai film/drama pertama. Untuk Kim Jaejoong yang telah menguatkan posisinya sebagai bintang Hallyu terbaik dari Korea Selatan, film 'Code name: Jackal' adalah film pertamanya. Jantungnya berdebar kencang dengan kekhawatiran.
Kim Jaejoong terlihat kaku saat diwawancara oleh Newsen di sebuah kafe berlokasi di Seoul Samcheong-dong pada 12 Nov. Ini adalah wawancara pertamanya sebagai pendatang baru di dunia aktor perfilman. Kim Jaejoong sangat rendah hati dan menjawab pertanyaan dengan jujur.
Sebenarnya, bahkan reaksi dari "terkejut/tidak diperkirakan" itu juga karena
adanya prasangka terhadap dia. Daripada topik yang dapat menjadi gosip yang menarik seperti kehidupan
pribadinya, anggota [JYJ], berkencan atau cinta, aku lebih penasaran tentang akting dari 'aktor Kim Jaejoong' ( t/n: wartawan menggunakan '연기학' merujuk jurusan belajar).
Saya kagum dengan kepandaian dan ketangkasan yang aku tidak dapat menangkap hanya dengan waktu singkat awalnya.
"Aku pikir kamu akan gemetar dengan apapun yang berjudulkan pengalaman 'pertama'. Juga, karena saya belum punya pengalaman, dunia perfilman terasa lebih keras." Kim Jaejoong membuka hatinya perlahan, "Aku mempunyai perasaan itu lagi sekarang dengan "ah... seperti ini perasaannya'. Aku berharap semuanya akan menikmatinya tapi aku tidak yakin juga. Aku merasa terbebani melihat diriku dilayar lebar." saat mengatakannya, dia membentuk sebuah senyuman.
Di film ini, Kim Jaejoong berperan sebagai bintang besar Choi Hyun yang tidak perduli dengan penampilannya. Mengesampingkan pertanyaan tentang alur cerita dan sutradara dll, hanya dengan
melihat karakter ini yang Kim Jaejoong buat, menakjubkan. Tentu
saja, itu adalah keterampilan akting yang diakui melalui drama'Protect the Boss' dan 'Dr Jin'. Namun film dan
drama adalah hal yang sama sekali berbeda. Orang ini, yang bahkan dapat menakhlukan layar besar, tidak ada yang dia tidak bisa lakukan.
"Aku telah menontonnya dua kali dan aku tidak dalam keadaan mood yang baik pada saat pertama kali menontonnya. Karena itu aku benar-benar menikmati keseluruhan filmnya dikedua kalinya. Itu dikarenakan karakter yang lucu aku memilih projek ini, kenyataannya, itu juga dikarenakan kemiripan karir Choi Hyun dan aku dan berakhir bermasalah dalam bagaimana menggambarkannya. Aku juga penasaran dengan kebisaanku dalam berakting. (tertawa) Walaupun awalnya aku berpikir akan baik-baik saja apabila aku berakting sesuai dengan skripnya."
Dengan seiringnya waktu, adegan yang akan direkam semakin banyak, tapi karena itu juga ini menjadi lebih melelahkan. Ini tidak akan menjadi baik untuk melepaskan koneksi emosi seperti seni yang tak terbayangkan kerusakannya yang mana harus ditunjukan. Oleh karena itu cara untuk menggambarkan bintang besar bersantai atau
serius dapat membuat khawatirkan juga. Itu pasti menakutkan untuk mengantisipasi pendapat setelah sempurna menggambarkan
sebuah karakter?
"Ai, banyak aspek yang aku sesali juga. Itu malah menjadi lebih sulit awalnya. Tidak yakin apakah aku haris akting secara bebas atau akting seperti seseorang yang mengunci dirinya di kotak bertahan dalam tekanan. Walaupun ini sedikit membingungkan tapi aku benar-benar melakukan yang terbaik. Aku benar-benar bekerja keras. Serius! haha."





Post a Comment